Rest Area Aek Nabara Barumun 0821-6208-0332
Masjid Ar-Rahman 0818267382892
Puskesmas 0724 - 7936745
Kantor KUA 0724 - 4536745
Desa 0724 - 97896748
Polsek 0724 - 479083
Kamis, 17 Sep 2026 Kat : Pendidikan

Diseminasi Hasil KKN Kelompok 57, 11 Mahasiswa STAIN Madina Paparkan Program dan Pengabdian di Desa Marenu

Panyabungan — Sebanyak 11 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Angkatan ke-8 STAIN Mandailing Natal Kelompok 57 Desa Marenu menggelar diseminasi hasil pengabdian di Taman Kampus STAIN Mandailing Natal. Kegiatan ini menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mempresentasikan berbagai program yang telah dilaksanakan sekaligus memperlihatkan sejumlah karya nyata yang dihasilkan selama menjalankan KKN di tengah masyarakat.

3 menit baca
Dilihat : 11x

Berbeda dari kegiatan diseminasi pada umumnya, Kelompok 57 tidak hanya memaparkan laporan dan dokumentasi kegiatan, tetapi juga menghadirkan sejumlah produk dan karya yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat Desa Marenu. Beberapa karya tersebut bahkan telah diserahkan kepada pihak desa sebagai bentuk kontribusi dan keberlanjutan program setelah mahasiswa menyelesaikan masa pengabdian.

Adapun 11 mahasiswa anggota Kelompok 57 berasal dari berbagai program studi, yaitu Joni Saputra dan Afifah Amalia dari Program Studi Manajemen Bisnis Syariah; Lina Mariani dari Pendidikan Anak Usia Dini; Kholidatun Napisah dan Wildatul Hasanah dari Ekonomi Syariah; Seri Wahyuni dari Manajemen Bisnis Syariah; Siti Aminah dari Hukum Keluarga Islam; Juita Putri dari Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah; Kholis Majid dari Manajemen Bisnis Syariah; Riska Safitri dari Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir; serta Ahmad Hasan dari Pendidikan Agama Islam.

Salah satu karya yang menjadi perhatian dalam diseminasi adalah website Desa Marenu yang dirancang sebagai media informasi dan publikasi desa. Selain itu, mahasiswa juga menghasilkan sejumlah sarana informasi visual berupa plang nama dan petunjuk jalan, plang Poda Na Lima, serta plang kemalangan. Karya-karya tersebut dirancang agar tetap dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan pemerintah desa setelah kegiatan KKN berakhir.

Dosen Pendamping Lapangan (DPL) Kelompok 57, Assoc. Prof. Ahmad Salman Farid, M.Sos., dalam sambutannya mengapresiasi capaian mahasiswa selama melaksanakan pengabdian. Menurutnya, KKN tidak semestinya hanya dipahami sebagai kegiatan akademik yang berlangsung dalam waktu tertentu, tetapi juga sebagai kesempatan bagi mahasiswa untuk memberikan kontribusi yang dapat dirasakan masyarakat. Ia juga mengapresiasi inisiatif Kelompok 57 yang menghasilkan berbagai karya yang dapat ditinggalkan dan dimanfaatkan oleh Desa Marenu.

“Diseminasi ini bukan hanya tentang bagaimana mahasiswa menyampaikan apa yang telah mereka kerjakan, tetapi juga bagaimana hasil pengabdian itu dapat terus memberikan manfaat setelah mahasiswa kembali ke kampus. Karya yang diserahkan kepada desa merupakan bentuk nyata bahwa ilmu dan kreativitas mahasiswa dapat diterjemahkan menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Assoc. Prof. Ahmad Salman Farid, M.Sos.

Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Desa Marenu, Taufik Akbar Hasibuan, S.Pd.I., M.Pd. Ia menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa KKN Kelompok 57 memberikan manfaat bagi pemerintah dan masyarakat Desa Marenu. “Kami sangat merasa terbantu dengan hadirnya mahasiswa KKN di Desa Marenu. Selain ikut berbaur dan membantu berbagai kegiatan masyarakat, mahasiswa juga meninggalkan karya-karya yang dapat kami manfaatkan untuk desa,” ungkapnya.

Menurut pihak desa, sejumlah karya yang diserahkan mahasiswa diharapkan dapat terus digunakan dan dirawat sehingga memberikan manfaat dalam jangka panjang. Kehadiran website desa, papan petunjuk jalan, plang Poda Na Lima, dan plang kemalangan juga dinilai membantu memperkuat sarana informasi dan identitas Desa Marenu. Hal tersebut sekaligus menunjukkan bahwa program KKN dapat diarahkan pada hasil yang memiliki keberlanjutan.

Melalui diseminasi ini, Kelompok 57 menutup rangkaian pengabdian mereka dengan membawa pengalaman sekaligus karya yang dapat dikenang oleh masyarakat Desa Marenu. Kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari terlaksananya program, tetapi juga dari karya, kolaborasi, dan manfaat yang ditinggalkan mahasiswa bagi masyarakat. Semangat KKN STAIN Mandailing Natal, “Berkemajuan, Berkah dan Bermanfaat,” pun tercermin melalui berbagai kontribusi yang telah diberikan Kelompok 57 selama menjalankan pengabdian di Desa Marenu.

Berita Terkait...

Berikan sebuah komentar